Apa Itu Phishing dan Cara Mengenalinya
Phishing adalah upaya menipu seseorang agar memberikan informasi tertentu, seperti password, data akun, atau informasi sensitif lainnya.
Pelaku biasanya menyamar sebagai pihak yang terlihat terpercaya.
Pesan phishing dapat dikirim melalui email, SMS, aplikasi chat, media sosial, atau media komunikasi lainnya.
Bagaimana phishing bekerja?
Pelaku biasanya membuat pesan yang mendorong korban melakukan sesuatu.
Contohnya:
“Akun Anda akan ditutup. Segera login melalui link berikut.”
Pesan tersebut mencoba membuat penerima panik sehingga tidak sempat memeriksa apakah informasi tersebut benar.
Ciri-ciri phishing
1. Meminta informasi sensitif
Waspadai pesan yang meminta:
password,
kode verifikasi,
PIN,
informasi kartu,
atau data akun.
2. Menggunakan tekanan atau ancaman
Pelaku dapat mengatakan akun akan diblokir jika korban tidak segera melakukan sesuatu.
Tekanan waktu sering digunakan agar korban tidak berpikir panjang.
3. Link terlihat mencurigakan
Perhatikan alamat website sebelum login.
Nama domain yang mirip dengan layanan asli belum tentu merupakan website resmi.
4. Pesan memiliki kesalahan yang tidak biasa
Pesan phishing terkadang memiliki bahasa aneh, kesalahan ejaan, atau format yang tidak sesuai dengan komunikasi resmi.
Namun, jangan menganggap semua pesan yang rapi pasti aman.
5. Hadiah yang terlalu menarik
Pesan yang tiba-tiba menawarkan hadiah besar atau keuntungan yang tidak masuk akal juga patut dicurigai.
Jangan langsung membuka link
Jika menerima pesan mencurigakan, jangan langsung menekan link.
Jika memang perlu memeriksa akun, buka website atau aplikasi resmi secara manual.
Cara ini mengurangi risiko masuk ke website palsu.
Jika sudah terlanjur memasukkan password
Segera ubah password dari website atau aplikasi resmi.
Jika password tersebut digunakan pada akun lain, ubah juga password akun lainnya.
Periksa aktivitas login dan aktifkan verifikasi dua langkah jika tersedia.
Kesimpulan
Phishing memanfaatkan kepercayaan dan kelengahan pengguna.
Jangan hanya melihat nama pengirim. Periksa isi pesan, alamat website, dan alasan mengapa Anda diminta melakukan sesuatu.
Jika sebuah pesan membuat Anda panik dan meminta tindakan segera, berhenti sejenak dan periksa melalui saluran resmi.

Response (1)